Thursday, September 12, 2013

alhamdulillah for this marriage..

a
Alhamdulillah, praise to almighty Allah for his blessing with this marriage..if only people knows what happen to both of us before we get married, how our marriage process and people's acceptance..then they will know why i'm really thankful and love my marriage so much..again, thank you Allah..without you, i'm nothing, i have nothing and i don't know what to do.

it has been 5 months we become husband and wife..and i always pray that it will last till jannah..amin. but, i'm a normal human..full of imperfectness, stupidity, lack of consciousness and all the weakness in me..so do my beloved husband..we fought, sulked to each other, get mad and so forth..keep complaining about each other. but think it back over again, i still remember when i asked from Allah to help both of us to become husband and wife, i'm promise to accept him who he really are..the good and bad side of him and in return, i pray Allah will bless me with the good one..so i reset my mind, remember our sweet moments and again set new goal for my marriage..try to accept everything, be patient (it is the most hardest thing to do since i'm always lack of patient and kinda emotional and sensitive person) but in shaa allah i will try my best..

for all wife to be out there or wife out there, lets close to Allah and love HIM, so He will love us in return so do our husband..and believe me, when u think you are ready and prepared enough to get married, you are not actually, we will having troubles to adjust ourself, behaviours, habits and to mingle well with new family. even our husband himself, we will only knew him after get married. never think you are already couple for years, you know each other well..no, u are not. learn to know him every single day..and trying hard to fill our days with love and laugh..may Allah help me.. i love u and need u ALLAH.





seorang isteri..




Pengorbanan Isteri Yang Terlupakan

Wanita adalah karnia terindah yang ada dan penting di dunia, tapi banyak perjuangan dan pengorbanan wanita tidak di ketahui suami.

1. Ketika suami menikah lagi dan perempuan berusaha menerima (kerana alasan ekonomi atau agama atau alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorang perempuan lain di ranjang lain. Ia akan (mungkin) menangis kerana terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.

2. Sebagai isteri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakan dan minta diurus) dan anak-anak yang aktif.

3. Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.

4. Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. Ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya dan menyetrika dengan rapi.

5. Kemudian setelah begitu penat mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya. Mulianya seorang isteri adalah: tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.

6. Ketika suaminya menginginkan punya anak 4,5,6 atau 9 orang, ia sebagai isteri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang tidak terlalu paham penderitaan macam begini kerana mereka tidak mengalaminya

7. Meski laki-laki tak paham benar, tapi Allah Maha Mengerti, kerana itulah ia memberi reward pada pengorbanan perempuan. Bagi yang meninggal kerana melahirkan anak, maka syurga tempatnya. Bagi isteri yang setia bekerja mengurus rumah tangganya, dengan sabar dan ikhlas, maka silakanlah ia masuk surga dari pintu mana saja ia suka.

Mulialah wanita solehah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperang melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di syurga. Kemuliaan wanita solehah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, "Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah". (HR. Muslim).